IDENTITAS BUKU

Judul Buku   : Ahdaf at-Tarbiyah al-Islamiyah

Penulis          : Majid ‘Arsan Al-Kilani

Penerbit         : Maktabah Dar al-Turats

Kota                : Madinah Al-Munawwarah

Tahun Terbit             : 1408 H/ 1988 M

Cetakan         : Kedua

Tebal              : 298 halaman

 

FASAL I

PERAN TUJUAN DALAM PROSES PENDIDIKAN

            Pendidikan adalah proses yang disengaja dan bertujuan yang tujuannya harus ditentukan. Dan tidak berjalan tanpa sadar dan bimbingan. Tujuan pendidikan dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu :

1.    Sasaran dan Tujuan

Sasaran dan tujuan itu termasuk kedalam tujuan akhir, dan tujuan yang dimaksudkan untuk dicapai oleh pendidikan ditingkat individu, sosial, dan global.

2.    Maksud dan tujuan

Maksud dan tujuan, yaitu apapun yang termasuk sarana dan alat yang efektif untuk mencapai sasaran-sasaran dan tujuan .

 

Bagian manapun sangat diperlukan oleh bagian lainnya. Sasaran dan tujuan tanpa sarana merupakan jenis keinginan yang jauh, dan aspirasi yang menghambat pencapaian, dan maksud dan tujuan tanpa tujuan yang yang dimaksud, seperti mengajarkan pelajaran sejarah adalah salah dari tujuan dan maksudnya.

Yang mencapai tujuan akhir dari tujuan-tujuan adalah wahyu yang merupakan hukum Allah kepada semua manusia. Dan kesepakatan dalam pendidikan modern didasarkan  pada tujuan yang berarti, tetapi tidak didasarkan pada tujuan sasaran. Ada orang-orang yang menyangkal akan sasaran tujuan dan membicarakannya menghambat proses pertumbuhan dan kemajuan serta mengganggu deteksi dan inovasi, sementara yang lain bersikeras pada tujuan pembangunan (sasaran), karena kemajuan bukan satu-satunya hal yang baik, tetapi merupakan sarana tujuan akhir yang diikuti oleh kebahagian atau kepuasan. Tetapi mereka juga mulai tidak setuju tentang konten kebahagiaan dan kepuasan, dan tentang komponen masing-masing dari mereka dan kehidupan yang mereka cerminkan, dan kemudian mulai mengubah lingkaran setan dari kontroversi dan pebedaan filosofis, bahkan jika mereka bosan dengan kontroversi dan rotasi yang disebut untuk menggambarkan tujuan-tujuan sebagai tujuan perubahan yang relative.

Ini adalah masalah yang tidak ada dalam pendidikan Islam. Tujuan, yaitu pendidikan Islam yang berhubungan dalam serangkaian tujuan, sarana, dan tujuan secara bertahap. Akan tetapi itu adalah hierarki yang harmonis, setiap tujuan yang mengarah kearah yang berikutnya dan menghubungkannya dengan semangat dan logika sampai keakhirnya. Untuk mengilustrasikan hal ini, maka diambil sampel dari tujuan yang dihasilkan dan dari hubungan yang mermanfaat, yaitu Hubungan antara manusia dan alam semesta. Hal inilah yang akan dibahas di dalam pembahasan materi ini.

Komentar